Wednesday, 18 January 2017

cinta

Cinta datang kepada semua orang yang dia kehendaki, tidak perduli siapa dia mau dia orang jahat, orang baik, maupun orang bajingan, cinta selalu datang hadir dengan memberikan suasana yang ceria dan suana yang membuat hati merana dan gelisah yang tidak bisa kita jelaskan dengan lisan.
cinta tidak mengenal waktu ketika dia datang, dia datang kapan saja dan dimana saja dan yang paling penting adalah kepada siapa saja.
ketika kita di datangi oleh cinta, kita tidak akan bisa berkutik karena pasti kita akan terpaku oleh virus yang di bawa oleh cinta, kita tau pada dasarnya cinta bukan untuk satu orang, tetapi cinta muncul dan hadir untuk semua orang, 

setiap cinta yang datang kepada kita akan memberikan sebuah dorongan dan motivasi untuk membuat hidup ini lebih baik dari sebelumnya, kita semua pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta kepada seseorang yang terkadang kita baru pertama kali melihatnya atau kepada orang yang telah lama kita kenal, tapi kita hanya bisa menyimpan perasaan cinta itu didalam diri kita tanpa berani untuk mengungkapkan kepada seseorang yang kita kagumi, kita lebih sering untuk mengunci rapat - rapat perasaan kita dikarenakan kita sering berpikir bahwa kita tidak pantas kepada dia di karenakan kekurangan - kekurangan yang kita miliki dari mulai kekurangan yang ada didalam tubuh ini maupun kekurangan yang ada di dunia ini, sehingga memaksa kita untuk menyimpan perasaan kita tanpa memberitahukan kepada dia.

pernahkah kalian merasakan cinta yang membuat kalian selalu memikirkan dirinya, selalu membayangkan dirinya, dan selalu berharap bisa dekat dengannya, tapi semua itu hanyalah sia - sia jika kita tidak mengungkapkannya, terkadang ketika ingin berkenalan dengan seseorang, kita akan melakukakan beribu - ribu jurus agar dapat berkenalan atau dekat dengannya, dimana kita akan mecari identitasnya di profil facebook, lanjut mencari link teman yang kenal dengan dia sehingga bisa menjadi macomblang antara kita dan dia.


Thursday, 22 December 2016

Abu Bakar As Syatiry

Seorang Imam saudi arabia yang bernama Abu bakr Shatri, yang suaranya dapat menggetarkan hati  orang yang mendengar bacaan ayat suci al-qur'an nya, dia dilahirkan di jedah (saudi arabia) pada tahun 1970 M, dia bernama asli Abu Bakr Bin Muhamad Ash-shati seorang ulama lulusan di studi Al-qur'an dari Syekh Ayname Rochdy Suwaid pada tahun 1416 H. dan kemudian memperoleh gelar yang kedua yaitu Master pada bidang ilmu akuntansi empat tahun setelah lulus dari study al-qur'an.



Abu bakr shatri adalah salah satu dari imam masjidil haram yang mempunyai suara yang dapat menggetarkan hati dari orang yang mendengar bacaan al-qur'an nya, dia membuat satu paket bacaan ayat suci al-qur'an dari al-fatihah sampai dengan an-nas, semuanya dia baca dengan penghayatan yang indah, sehingga biarpun kita hanya mendengar suaranya lewat mp3, tapi kita akan merasakan penghayatan yang begitu nyata dari alunan suara yang ia kumandangkan.

Referensi di ambil dair : Tentangilmu.
https://tentangilmu.wordpress.com/2011/11/15/abu-bakr-shatri/
23/12/2016/10:22 wib 


Wednesday, 21 December 2016

Jasa Pelatihan dan Pembuatan Website Labuan Pandeglang


Jasa Pelatihan Membuat Blog dan web cms wordpress, dll.


Membuat blog adalah sesuatu yang mengasikan, karena dengan blog kita dapat mengekpresikan diri kita di dunia maya, dengan tulisan - tulisan, dan artikel - artikel yang kita buat atau posting.

membuat blog bukanlah perkara yang sulit, kenapa demikian karena membuat blog adalah perkara yang mudah, semua orang bisa membuat blog, baik itu pelajar sekolah, orang biasa, mahasiswa, pegawai, dan bahkan orang awam sekalipun bisa membuat blog.

nah untuk membuat blog alangkah lebih baiknya kalau kita mengenal blog itu terlebih dahulu.

Apa sih blog itu ? Blog adalah aplikasi web yang diakses secara online oleh orang - orang dan biasanya blog digunakan untuk memposting berupa  tulisan - tulisan, baik tulisan kita sendiri, makalah, cerita, ataupun tulisan orang lain.

Selain itu, blog juga bisa menjadi sarana untuk mempromsikan sesuatu, misalnya untuk mempromosikan wisata, Daerah, Dagangan, dan masih banyak lagi.

blog bisa digunakan oleh semua orang dan juga bergunan untuk berbagai keperluan seperti digunakan untuk memuat profil suatu desa, sekolah, kantor, comunitas, dan sebagainya.

 

Kenapa kita harus mempunyai dan bisa membuat blog.

kenapa kita harus mempunyai blog ?

karena kita tau, bahwa perkembangan teknologi di jaman sekarang ini sangat begitu pesat, dari mulai Komputer, Tablet, dan Smartphone, ditambah lagi sekarang, hampir dari setiap orang, melakukan suatu keperluan dengan menggunakan akses internet, dimana mereka lebih sering berkunjung kepada abah GOOGLE untuk melihat dan mencari informasi yang diperlukan.

Seperti contoh :

"Budi adalah seorang penjaga warnet, suatu ketika budi mendapat orderan dari pelanggannya untuk membuatkan makalah, budi sangat gembira, kenapa ? karena dia akan mendapatkan penghasilan lebih, tapi di satu sisi lain budi sangat sedih kenapa ?, karena budi tidak bisa membuat makalah. tapi untungnya budi orang yang cerdik sehingga dia meminta bantua kepada abah Google dengan cara mencari informasi. dia mengetik "Cara membuat makalah: di komputernya kemudia dia tekan tombol enter, dia masuk ke sebuah situs, dan tarrrrrrrrrr, ahirnya dia menemukan cara membuat makalah, sehingga orderan dia pun bisa terselesaikan, dan mendapatkan imblan berupa uang, dan ilmu yang bermanpaat. 

Eits, ko malah cerita budi ya. hahahaha.

yaudah kita lanjut lagi ke pembahasannya.


Nah kenapa kita harus membuat blog, ya karena itu tadi dimana kita bisa mengekpresikan doro kita, dan kita bisa membagikan /membantu orang - orang diluar sana dengan postingan - postingan yang kita buat tadi. Apalagi kalau kita senang dengan menulis dan berbagi pengetahuan, maka bloglah tempat yang tepat untuk itu semua.

eits, jangan takut, kalo apa yang anda posting tidak terbaca oleh orang lain, kenapa ?

karena berjuta - juta atau beribu -ribu orang yang akan selalu setia menjadi penggemar dan pembaca blog.


Kenapa kita harus bisa membuat blog ?




Ya, karena untuk menjadi seorang, anda harus mempunyai blog, dan tentunya anda harus bisa membuat blog itu dengan sendiri, karena dengan membuat blog sendiri, anda bisa berleluasa dalam mendisain dan menentukan blog anda akan seperti apa, ketimbang anda minta untuk di buatkan blog oleh orang lain, ya memang itu bukanlah masalah, tapi itu kurang sempurna, karena nantinya hasil blog anda tidak real hasil dari jerih payah anda sendiri.

Nah untuk itu hadirlah Portal Pemrograman untuk membantu kawan - kawan dalam membuat blog, dimana kami mengadakan pelatihan pembuatan blog dengan biaya yang sangat terjangkau yaitu dengan harga :

15.000 sampai dengan 50.000

jadi disini kami akan memberikan pelatihan yang harus dilakukan sebelum membuat blog, seperti persiapan :

Mau membuat blog seperti apa.  

  • Untuk apa kegunaanya.
  • Apa yang akan di posting.
  • Menghasilkan uang di blog.
  • dan menjadi orang terkenal di dunia maya.

disini kami memberikan dua cara pelatihan yaitu secara online, dan offline, jika agan menggunakan cara online maka agan akan mendapatkan pelatihan berupa tutotail video, dan ebook yang membahas pembuatan blog yang ditulis oleh saya sendiri.

dan jika menggunakan cara offline, maka kita akan mengatur jadwal pelatihan secara tatap muka dalam setiap minggunya.


 

alamat : Kp jaha Masjid des Sukamaju kec Labuan Kab Pandeglang Banten 42264

untuk informasi lebih lanjut.




Kerusakan Monitor



Monitor merupakan komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai, kerusakan yang sering terjadi pada monitor biasanya :

1.  Monitor tidak mau menyala.

Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala. jika masalahnya monitor tidak menyala, maka prosedur yang akan dilakukan adalah :

  • pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
  • jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun ke arah outlet listrik,     pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
  • apabila tidak menyala, gantilah dengan kabel power yang lain.
  • jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip - kedip, cek akabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. pastikan sudah terpasang dengan baik dan benar.
  • apabila dalam pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter crt.
2. Monitor menjadi gelap saat loading Windows.
 
masalah lain yang biasa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading windows, kemungkinan besar di sebabkan karena setup driver untuk monitor tidka tepat. yang sering terjadi adalah karena dalam keadaaan on screen display setting. setting frekuensi terlalu tinggi. untuk mengatasinya :
 
  • lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan f8 saat komputer loading windows.
  • lakukan instalasi ulang driver VGA Card, setelah itu pilih jenis monitor yang cocok akan menentukan frekuensi maksimal yang ditampilkan windows. 
3. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan.

Masalah lain yang biasa timbul pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan, terdafat font, ikon, menu dan semua tampilan pada monitor terlalu besar atau malah terlalu kecil. hal tersebut di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu tinggi. ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna. untuk mengubahnya, bisa melalu display properties. cara adalah:
  • lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. kemudian akan muncul beberapa menu dan pilhan properties. maka akan mucul kotak dialaog seperti gambar di bawah ini.
     
  •  kemudian aturlah display dan resolution sesuai dengan kemampuan komputer dan keinginan anda.
4. Tampilan monitor tampak buram

Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras warna tidak bisa di atur secara maksimal. hal itu cukup mengganggu meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak gangguan, permsalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga tahun.untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan dengan komponen - komponen eletronika didalam monitor, maka akan lebih baik jika berkomunkasi langsung dengan ahlinya.

Monitor dalam pemakaian lama akan mengalami pergeseran warna alami menjadi kebiru - biruan, kemerahan, kekuningan, dan kehijau - hijauan. apabila pada setelan monitor muncul warna - warna tidak alami, kemungkinan besar sumber masalahnya adalah pada sirkuit driver video yang berada didalam monitor.

5. Monitor seperti berkedip saat digunakan.

Pada saat komputer sedang aktif digunakan. monitor sering berkedip, kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi gambar pada layar terlalu rendah, hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh rate pada komputer, refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik, pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan pada mata yang menggunakannya. monitor yang memiliki refresh rate kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil.
untuk menggunakan refresh rate perhatikan gambar berikut :

  • masuk ke display dengan klik kanan desktop dan pilih screen resolution.

  • setelah itu pilih advanced setting, sehingga terbuka gambar seperti di bawah ini.
 
Semoga Berhasil.
  

Membuat dan Mengupload Website

portalpemrogramanindonesia.blogspot.com 

IDHostinger adalah salah satu menyedia penyadia layan hosting di Indonesia yang populer dikalangan pembuatan website dan programmer yang bergerak di bidang web base karena selain menyediakan hosting yang berbayar, idhostinger juga menyediakan web hosting yang bersipat gratis atau free dengan cara atau langkah untuk memulainya sangat simple dan sederhana sehingga sangat mudah bagi kita untuk cepat mengerti tentang proses yang di lakukan idhostinger.  

Selain kita bisa mengupload web yang telah kita buat ke idhostinger dengan layanan free, kita juga bisa membuat web berbasis cms dengan idhostinger secara langsung di situs idhostinger, nah ini sangat mengasikan, apalagi untuk para web yang suka bermain dengan cms, ada banyak cms yang bisa di buat secara langsung di idhostinger seperti.

•    Joomla
•    Wordpress
•    Moodle
•    Drupal
•    Website baker dan cms untuk e-comerce dan banyak lagi
•    Bisa agan lihat dari gambar di bawh ini.



Kita bisa menginstal cms di atas langsung di idhostinger secara langsung tanpa perlu mendownload dan menguploadnya kembali.

Cms itu semua bisa kita gunakan atau install dengan menggunakan hosting yang bersipat gratis.

Selain hosting yang bersipat gratis kita juga akan diberikan akses untuk menyimpan database ke dalam idhostinger ya walaupun size tidak terlalu besar, tapi menurut saya itu sudah cukup mampu mencoba mempublikasikan website yang kita buat sebelum menggunakan domain yang berbayar.


Untuk menggunakan idhostinger ini, terlebih dahulu anda harus daftar menjadi member dan kemudian menggunakan fasilitas yang di berikan oleh idhostinger.

Sebagai contoh :
Saya pernah mengupload website yang saya buat menggunakan bahasa pemrograman php dan database mysql, dengan cara yang sangat mudah saya upload ke idhostinger, dan kawan  kawan bisa lihat bahwa website masih bisa di akses walaupun telah beberapa hari mengudara di domain idhostinger.


Silahkan daftar untuk mencoba fasilitas yang berikan id hostinger.
Daftar disini www.idshotinger.com

Selamat mencoba.



Manajemen Umum Teori Administrasi menurut Henry Fayol



1.  Pembagian kerja (Division of Labour).

Pembagian kerja harus dipikirkan agar mengarah pada spesialisasi, semakin seseorang terspesialisasi, maka akan semakin efesien dan efektif orang tersebut dalam melaksanakan pekerjaanya.



2. Otoritas / wewenang (Authority).

Dalam pelaksanaan tugas, manager harus memeberikan perintah kepada bawahan untuk menyelesaikan pekerjaan, meskipun manajer memeilki otoritas untuk memerintah, tetapi belum tentu ia akan mendapatkan respon yang baik  dari bawahannya jika ia tidak memilki otoritas pribadi.


3. Tata Tertib (order).

Sarana dan manusia harus berada di tempat dan waktu yang tepat, manusia harus berada pada pekerjaan yang cocok baginya, keterlibatan dalam melaksanakan pekerjaan merupakan syarat utama karena pada dasarnya tidak ada orang yang bisa bekerja dengan kacau atau tegang.



4. Kesatuan Komando (unity of command).

Setiap karyawan hanya mendapat satu perintah untuk suatu pekerjaan, dalam melaksanakan pekerjaan. karyawan harus memperhatikan prinsip kesatuan perintah sehingga pelaksanaan kerja dapat di selesaikan dengan baik, perintah yang datang dari mannager lain kepada seorang karyawan akan merusak jalannya wewenang dan tanggung jawab serta pembagian kerja.



5. Kesatuan Arah (unity of direction).

Kegiatan - kegiatan yang terjadi dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama sebaiknya ditangani oleh seorang manager dengan menggunakan satu perencanaan saja.


6. Kepentingan bersama di atas kepentingan Pribadi (Subordination of individual interest to the common good.

Kepentingan umum di tempatkan di atas segala kepentingan sendiri kepada kepentingan organisasi, hal tersebut merupakan suatu syarat yang sangat penting agar setiap kergiatan berjalan dengan lancar sehingga tujuan dapat tercapai dengan baik.



7. Balas Jasa (Remuneration).

Pemberian balas jasa haruslah adil dan baik bagi karyawan dan perusahaan, Sistem penggajian harus dipikirkan bagaimana agar karyawan dapat bekerja dengan tenang dan harus di perhitungkan agar menimbulkan kedisiplinan dan kegairahana kerja sebagai karyawan.



8. Sentralisasi (centralization).

Pemusatan wewenang akan menimbulkan pemusatan tanggung jawab terakhir terletak pada orang yang memegang wewenang tertinggi atau manager puncak sentralisasi pengambilan keputusan yang banyak menggunakan pertimabangan atasan.
Desentralisasi keputusan dengan menampung aspirasi bawahan.



9. Rantai Skalar (The hierarchy).

Jenjang jabatan dalam suatu organisasi sering di gambarkan dengan garis - garis yang rapi dalam bagan organisasi, bagan ini menunjukan kedudukan dari puncak sampai dengan jenjang terbawah.



10. Tatanan.

Sarana dan manusia harus berada di tempat dan waktu yang tepat. manusia harus berada pada pekerjaan yang cocol baginya.



11. Kesamaan.

Para Manager harus bersahabat dan adil terhadap semua karyawannya.



12. Kemampuan para karyawan dalam pekerjaanya.

Dalam setiap kegiatan kestabilan karyawan harus dijaga sebaik - baiknya agar segala pekerjaan berjalan dengan lancar, kesatabilan karyawan terwujud karena adanya disiplin kerja yang baik dan adanya ketertiban dalam kegiatan.



13. Inisiatif.

Prakarsa timbul dari seserorang yang mempunyai daya pikir. Bawahan haru diberi kebebasan untuk membuat dan menjalankan rencananya, walaupun bisa saja terjadi kesalahan.



14. Semangat Korps/Semangat Bersama.

Meningkatkan semangat kerjasama kelompok dapat menimbulkan semangat rasa bersama. 


Tuesday, 20 December 2016

Bisnis ebook yang menguntungkan






Apakah Anda gemar membaca buku? Jika iya, maka Anda sama seperti saya yang juga hobi membaca. Saya yakin jika Anda rajin membaca maka Anda pun akan memiliki banyak pengetahuan dan wawasan dari apa yang telah Anda baca tersebut. ah, untuk menambah wawasan, biasanya kita akan membeli buku-buku baru di toko buku terdekat atau di toko buku secara online. Dan tentu, buku yang banyak tersebut akan kita simpan di suatu tempat di rumah kita di mana kita bisa mengambilnya kapan saja.

Bicara tentang baca membaca, di era teknologi yang kian berkembang pesat ini, pasti Anda pernah mendengar yang namanya ebook. Kata ebook sendiri sering bertebaran di internet, dan sering dijual-jual oleh banyak orang melalui internet. Tapi, apakah ebook itu? Dan apa pula fungsinya? 

Ebook adalah singkatan dari electronik book. Atau jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi buku elektronik. Ebook adalah sebuah buku panduan dalam versi digital, di mana buku tersebut dapat dibuka melalui perangkat elektronik. Contoh alat elektronik: komputer, gadget, hanphone dll.

Nah, sebenarnya ebook sama saja dengan buku-buku biasanya. Hanya saja ebook tidak lagi menggunakan lembaran-lembaran kertas untuk menyusunnya menjadi satu buku yang utuh. Sebab, ebook disusun menggunakan teks atau gambar yang berupa digital.
Ebook berfungsi seperti buku-buku lainnya, di mana fungsi utamanya adalah sebagai media pembelajaran (untuk mencari ilmu dari ebook atau berbagi ilmu ke ebook). Anda bisa mendapatkan banyak sekali ilmu-ilmu dari ebook yang telah dibuat oleh banyak orang. Dan ebook tersebut bahkan ada yang dibagikan secara gratis dengan berbagai jenis ebook. 


Anda juga bisa berbagi tentang ilmu Anda melalui ebook. Misalnya: Anda memiliki keahlian tentang servis komputer. Nah, Anda bisa membuat ebook tentang tutorial komputer dan menjualnya atau membagikannya secara gratis di internet.

Tentu, setiap alat yang baru itu akan membawa banyak kelebihan dibanding alat yang lama. Sama halnya dengan ebook yang juga membawa beberapa kelebihan  dibanding buku biasa.
Dimana Ebook, untuk mendapatkannya lebih mudah dibanding Anda mendapatkan buku biasa. Dengan duduk di depan komputer atau gadget secara online, dalam waktu yang tidak terlalu lama pun Anda bisa mendapatkan ebook yang Anda inginkan. Sebab ebook bisa juga Anda download secara gratis di internet. Namun bagi ebook yang dijual, tentunya masih akan ada proses pembayaran lagi yang harus Anda lakukan. Dan ini terkadang memerlukan waktu lagi. Tapi, tetap saja waktu itu tidak selama jika Anda harus pergi ke toko buku yang jauh, misalnya berjarak ratusan kilo meter dari kampung Anda.


Sejarah perkembangan industry Ebook di dunia, Sejarah penemuan eBook, merupakan sebuah ketidak sengajaan Michael S. Hart ketika ingin memuat deklarasi pendirian Amerika Serikat yang dimuat lewat mesin teletype dan ingin memuatnya via email, ternyata tidak bisa. Karena ingin menghindari tabrakan sistem akhirnya dia mendownload secara individual. Dari sinilah cikal bakal proyek Gutenberg, yang kemudian berdiri sendiri. Hingga tahun 1987, dia telah memuat 313 buku dalam penemuannya ini. Kemudian, dengan bantuan teman-temannya terbentuklah eBook.

Proyek perkembangan eBook yang berhasil seperti Proyek Guttenberg, arXiv, dan The Million Book Project. Proyek Guttenberg merupakan layanan buku digital terbesar dan tertua yang mendukung free eBook. Ada lebih dari 25.000 buku digital dalam katalog onlinenya. (www.gutenberg.org). Sedangkan arXiv merupakan layanan buku digital yang ada di Universitas Cornell. Memberi akses terbuka terhadap 368.128 referensi elektronik dalam bidang fisika, matematika, sains komputer, dan biologi kuantitatif. Sedangkan The Million Book Project dikembangkan oleh Universal Library, sebuah perpustakaan digital dengan dipelopori oleh Universitas Crnegie Mellon di AS, Universitas Zheziang di China, Institute Sains di India, dan perpustakaan Alexandria.

Jika ditelusuri lebih mendalam, ebook merupakan salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi dalam bentuk yang lebih ringkas dan dinamis. Ebook mampu mengintegrasikan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disampaikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional.

Berdasar jenisnya, ebook yang paling sederhana adalah yang hanya sekedar memindahkan buku konvensional ke dalam bentuk elektronik. Kenapa ebook menjadi lebih ringkas? Karena ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping cakra padat (compact disk) dengan kapasitas sekitar 700 MB, DVD berkapasitas 4,7 sampai 8,5 GB, maupun Flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai dengan 32 GB). Sedangkan bentuk yang lebih kompleks misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britanica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan eBook menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie, dan unsur multimedia lainnya.

Buku elektronik juga sebagai versi digital dari buku. Dengan buku elektronik, tidak perlu lagi dibutuhkan kertas untuk menghasilkan bacaan. Oleh karenanya, perlu dibuat aplikasi buku elektronik berbasis web yang mendukung konversi dokumen *.doc  menjadi *.pdf. Dengan aplikasi ini, pembaca dokumen dapat membaca dengan efisien dan praktis.

eBook biasanya diterbitkan dengan salah satu cara dari dua cara seperti: Pertama, buku yang telah dicetak pada kertas kemudian diubah menjadi format eBook. Dengan semakin populernya eBook reader, maka semakin banyak buku cetak yang juga diterbitkan dan dijual dalam format digital (eBook).  Kedua, eBook yang memang dibuat oleh individu untuk keperluan pribadi maupun untuk tujuan komersial. Sejak pengguna internet berkembang dengan pesat, maka banyak orang yang berbagi pengetahuan dengan menggunakan eBook. Kelebihan utama dari eBook adalah kita bisa membaca pengetahuan dari orang-orang yang tidak memiliki akses untuk menerbitkan pengetahuannya dalam bentuk buku cetak.  

eBook sendiri terdiri dari banyak format (ada lebih dari 25 format) tetapi yang populer diantaranya adalah : EPUB, PRC/Mobi (format Mobipocket), AZW (format Amazon Kindle) dan tentu saja PDF (Portable Document Format). Membahas tentang eBook, tak terlepas dari perkembangan eBook reader, keduanya saling berkaitan.  eBook reader merupakan peralatan elektronik yang digunakan untuk membaca eBook. Apa perbedaan eBook reader dengan iPhone atau Laptop? eBook reader menggunakan teknologi khusus yang disebut E-Ink. E-Ink atau E-Paper adalah nama yang digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana sistem kerja eBook reader. Teknologi ini mampu mendisplay teks dan gambar secara bersamaan seperti halnya tampilan pada kertas atau koran.


Industri buku elektronik atau e-book terus bertumbuh dan akan terus bertambah seiring dengan menjamurnya layanan e-book reader. Pasar e-book Amerika Serikat menjadi salah satu penyumbang total penjualan tertinggi di dunia. Bahkan dalam dua tahun mendatang, volume penjualan e-book di Negeri Paman Sam itu benar-benar akan mengambil alih buku bersampul.

Lebih dari sekadar memuat konten bacaan, E-book juga menyajikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, movie, yang membuatnya lebih digemari ketimbang buku konvensional. Menurut analisa Stanley Octavian, Managing Director LIVI Indonesia, orang yang biasa membaca buku digital akan lebih banyak melahap buku selama satu tahun daripada buku print.

Setiap orang selesai membaca E-book, mereka tinggal cari buku digital lainnya. Begitu efisien dan praktis,” ujar Stanley kepada Selular.ID Hingga saat ini industri buku elektronik di seluruh penjuru dunia belumlah semapan buku konvensional, meski penjualan e-book di Amerika Serikat menunjukkan keunggulan dibandingkan buku cetak. Kendati kebiasaan membaca pada masyarakat umum Indonesia bisa dibilang rendah, namun potensi pasar e-book diprediksi bakal tinggi. Ini karena tren membaca buku telah berubah seiring dengan perubahan teknologi. Buku digital merupakan salah satu tren bacaan pengguna smartphone saat ini.


Tren positif ini ternyata mampu membawa jaringan penerbit dan penyedia jasa buku elektronik yang dulunya seringkali kurang responsif terhadap pembeli kini mulai menunjukkan keseriusannya. Untuk memperkenalkan teknologi e-book ke masyarakat, beberapa pengusaha mencoba menggabungkan buku elektronik dengan bisnis toko buku di Internet, meniru Amazon.

Industri e-book lokal sendiri baru kedatangan LIVI, sebuah startup yang mulai menggarap aplikasi e-book reader LIVI sejak setahun silam. Setelah melewati satu bulan testing, saat ini LIVI app sudah bisa ditemukan di Google Play Store. Misi LIVI adalah ingin menjadikan membaca e-book sebagai gaya hidup yang mainstream bagi pengguna lokal. Di samping memuat konten lokal, LIVI juga memakai distribusi dan pembayaran lokal. 

  •  Teori yang mendasari usaha penjualan Ebook

     e-book dalam beberapa tahun terakhir.

   Dalam beberapa tahun terakhir, ebook semakin populer di Indonesia. Apalagi didudukung dengan semakin meledaknya penggunaan smartphone dan gadget nan canggih saat ini. Membaca ebook sudah mulai menjadi salah satu kebiasaan dari orang-orang kelas menengah di Indonesia. Singkatnya pasar dari bisnis ebook semakin besar. Tentu Anda tidak ingin ketinggalan meraup untung dan syukur-syukur bisa menikmati passive income dari bisnis ini.

     Hadirnya Papataka.com dalam perindustrian e-book

     Hadirnya Papataka.com sebagai e-book store pertama yang menggunakan Digital Rights Management (DRM) merupakan sebuah sinyal bahwa industri ini merupakan bisnis yang menjanjikan di kemudian hari. Sebagai pemain pertama di bidang tersebut di Indonesia, Papataka.com juga masih terbilang fresh karena baru dirilis pada bulan Juni 2010. An Kaliman melihat bahwa bisnis e-book store ini cukup menjanjikan karena sifat e-book itu sendiri yang mengutamakan kepraktisan. Selain itu, perkembangan teknologi juga yang kemudian menciptakan eReaders untuk membaca e-Book, yang tentunya mendukung industri ini. "Respon yang diterima masyarakat juga sangat positif karena untuk buku impor harganya sangat mahal. Tapi e-book yang dijual di Papataka, harganya lebih murah 20 persen dari harga buku di toko," ujarnya kepada Kompas.com. Selain itu, ke depannya, e-Book tidak lagi akan dijual secara keseluruhan dalam satu e-book atau cover to cover, melainkan dipecah menjadi per bab. "Ini menguntungkan pembaca karena bisa melakukan preview sebelum  membeli secara penuh. Kalau tidak suka, ia bisa batal membeli," ungkap An Kaliman.
   
    Apabila bisnis ini nyatanya menguntungkan publisher, bukan tidak mungkin di kemudian hari penerbit lokal pun akan mulai merambah pasar e-book. Bisnis e-book store ini juga terbilang tidak segmented. "Kita tidak menargetkan market tertentu, karena siapa saja bisa baca e-book. Apalagi orang punya laptop sudah banyak.


    Ebook, untuk mendapatkannya lebih mudah dibanding Anda mendapatkan buku biasa. Dengan duduk di depan komputer atau gadget secara online, dalam waktu yang tidak terlalu lama pun Anda bisa mendapatkan ebook yang Anda inginkan. Sebab ebook bisa juga Anda download secara gratis di internet. Berbeda dengan pembuatan buku biasa, ebook sangat mudah dibuat. Anda hanya perlu aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat ebook seperti aplikasi pembuka pdf, dan lain-lain. Mengapa mudah membuatnya? Pertama, Anda bisa membuatnya di mana pun Anda pergi (asalkan ada media seperti laptop dll) Kedua, jika ada kesalahan dalam ebook, Anda bisa memperbaiki kesalahan tersebut dengan cara mengeditnya.

   Ini tidak akan bisa dilakukan jika Anda telah mencetak buku biasa. Masalah biaya, tentunya untuk membuat ebook jauh lebih hemat. Anda hanya perlu komputer atau laptop, aplikasi gratis, dan koneksi internet yang cukup. Ebook pun bisa Anda gandakan sebanyak mungkin tanpa batasan, dan tanpa biaya lagi seperti kertas, tinta, dll. Ukuran ebook yang kecil, memberi kelebihan tersendiri bagi penggunannya. Anda tidak perlu lagi membuat ruangan khusus untuk menyimpan buku-buku Anda. Sebab ebook bisa disimpan di dalam berbagai media penyimpanan seperti flashdisk, memory card, harddisk eksternal dll. Dan Anda pun dengan mudah membawanya ke mana-mana.

   Jika Anda mudah membawanya ke mana-mana, maka dengan menyimpannya di perangkat mobile seperti laptop dan gadget, berarti Anda pun dengan mudah juga membacanya di mana pun. Meskipun tidak terkoneksi dengan internet.


    Bisnis e-book dapat menjadi sumber keuntungan

   Bisnis ebook dapat menjadi sumber passive income karena Anda hanya perlu membuat ebook satu kali, lalu ebook tersebut dapat Anda jual berulang-ulang. Ketika sistem penjualan dan pendistribusian ebook Anda sudah jadi, sudah oke, maka sistem itu bisa berjalan dengan sendirinya. Ketika Anda mendapatkan pembeli, Anda akan mendapatkan passive income.

    Hanya saja, harus diingat bahwa bisnis ebook bukanlah bisnis cepat kaya. Bisnis ebook sama seperti bisnis pada umumnya, perlu kerja keras untuk membangunnya.
  

    Kelebihan bisnis e-book bagi pelaku bisnis

     Pembuatan ebook modalnya sangat kecil, yang terpenting kualitas tulisannya dimana Proses distribusi produk juga tidak sulit, dan tidak membutuhkan ongkos kirim. Karena ebook bisa langsung didownload atau dikirimkan melalui email maupun pesan elektronik lainnya sehingga Keuntungan yang sangat besar, hampir 100%. Karena tidak ada biaya kirim dan modal pembuatan ebook mengakibatkan Resiko bisnis juga sangat kecil karena Penjualan juga bisa diatur secara autopilot, sehingga Anda tinggal menikmati hasil penjualan ebook dan mendapat pengakuan dari masyarakat, karena kualitas ebook yang dipasarkan cukup diminati konsumen. Bahkan membuka peluang kerjasama dengan beberapa pihak lainnya.untuk membangun loyalitas pelanggan, melalui ebook yang Anda ciptakan. Semakin berkualitas ebook Anda, maka konsumen akan semakin sering membeli produk Anda dan tak ragu lagi menjadi pelanggan tetap.


     Analisa usaha mulai dari modal, pendapatan dan laba.

   
    Ada beberapa hal yang kita perlukan agar bisa membangun bisnis ebook. Hal-hal tersebut antara lain 

    1.  Kemampuan menulis (membuat ebook). Kemampuan ini sangat penting untuk kita miliki, sebab dengan kemampuan menulis yang baiklah kita akan membuat produk ebook kita.
   
   2. Kemampuan (kompetensi) di suatu bidang. Kemampuan khusus di suatu bidang sangat Anda perlukan agar Anda bisa membangun bisnis ebook yang terpercaya. Ambil contoh Anda mau membuat ebook seputar investasi properti. Nah agar ebook properti Anda jadi maka tentu saja Anda harus memiliki pengetahuan, pengalaman dan kemampuan di bidang bisnis properti.

   3. Website. Untuk bisa berbisnis ebook Anda juga perlu memiliki website. Website akan dipakai sebagai media tempat menawarkan ebook yang Anda jual.

    4. Kemampuan internet marketing (pemasaran lewat internet). Tentu saja kemampuan ini dibutuhkan agar Anda mampu memasarkan produk ebook Anda dengan baik sehingga dari sana akan hadir banyak orang yang menjadi pembeli ebook Anda.

Friday, 30 September 2016

Komunitas IT Club Fik Unma Pandeglang Banten.



Belajar Bareng Bersama IT CLUB



Belajar adalah suatu hal yang sangat bermanpaat dan berguna bagi diri kita, karena dengan belajar maka kita akan bisa mengetahui sesuatu, di tambah lagi kalo kita belajar bersama dengan teman, akan membuat dan menjadikan suana yang indah, kenapa  demikian ?, karena belajar bersama - sama akan membuat apa yang kita pelajari lebih mudah.

apa lagi kalau kita belajar, dengan teman - teman yang sependirian dengan kita, maksudnya disini adalah teman - teman yang memiliki hobi yang sama, itu akan membuat belajar kita lebih asik dan menyenangkan, karena selain kita belajar, kita bisa menambah keakraban dengan teman, dan terkadang kita bisa bertukar pikiran untuk menyelesaikan suatu masalah, sehingga masalah yang ada akan mudah untuk terpecahkan atau terselesaikan.

Friday, 26 December 2014

Makalah Kepeminpinan



 Bismillah..         

   Alhamdulillah, kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-nya sehingga penyusunan makalah Manajemen Umum ini dapat di selesaikan dengan baik.  Dalam pembutan makalah ini kami berharap makalah ini dapat membantu kami dalam memperdalam mata kuliyah dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu, makalah ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para pembaca untuk memperdalam pengetahuan tentang peminpin.            Penyusunan makalah Menajemen Umum ini adalah salah satu tugas belajar mengajar dan makalah ini sebagai bukti bahwa kami telah menyelesaikan tugas makalah Manajemen Umum.   

           Akhir kata, kami menucapkan terimaksasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini terutama teman – teman kelas. Penulis juga mengharapkan saran dan kritik demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini. Dan semoga makalah ini dapat bermanpaat bagi pihak yang membutuhkan dan bermanpaat lagi bagi semua pembaca. Wasalamualaikum Wr, Wb            


DAFTAR ISI


Kata Pengantar 
Daftar Isi.

BAB   I      PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang.
B.       Tujuan Pembuatan Makalah.
C.      Meotde Pengumpulan Data.
D.      Sistematika Penulisan  Makalah

BAB   II    PEMBAHASAN

           A.    Pengertian Kepeminpinan.
           B.    Kepeminpinan Menurut Islam
           C.    Konsep kepeminpinan.
           D.    Perbedaan Manajer Dan Peminpin
           E.    Keterkaitan administrasi,Organisasi,Manajemen,Kepeminpinan
           F.     Kekuasaan, Kewenangan, dan gaya Kepeminpinan.
           G.    Tugas Kepeminpinan.
           H.    Cara yang haeus dikuasi Peminpin Efektif
           I.       Mengorganisasikan.


BAB   III   PENUTUP

           A.    Kesimpulan 
           B.    Saran 

DAFTAR PUSTAKA






                                                     

                                                                     BAB I
                                                           PENDAHULUAN    

                                                                   
A.   Latar belakang

Dalam bahasa Indonesia "pemimpin" sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Sedangkan menurut istilah pemimpin adalah orang yang mempunyai wewenang dalam pengambilan keputusan suatu organisasi. Menurut Hikmat (2009: 249), kepemimpinan adalah proses pelaksanaan tugas dan kewajiban individu. Kepemimpinan merupakan sifat dari pemimpin dalam memikul tanggung jawabnya secara moral dan legal formal atas seluruh pelaksanaan wewenangnya yang telah didelegasikan kepada orang-orang yang dipimpinnya. Owen dalam Sudarmiani (2009: 33) menyimpulkan kepemimpinan sebagai fungsi kelompok non individu, terjadi dalam interaksi dua orang atau lebih, dimana seseorang menggerakkan yang lain untuk berpikir dan berbuat sesuai yang diinginkan.
Menurut Hikmat (2009: 11)Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia secara efektif, yang didukung oleh sumber-sumber lainnya dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan orang yang memimpin organisasi disebut manager.


B.   Tujuan Pembuatan Makalah


  1.   Mengetahui pengertian kepeminpinan.
  2.   Mengetahui tugas peminpin.
  3.   Mengetahui Pengertian kepeminpinan Manajemen.
  4.   Mengetahui keterkaitan administrasi, Manajmen, Organisasi, dan kepeminpina.
  5.   Kekuasaan , kewenangan, dan gaya kepeminpinan
  6.   Sifat peminpin.
  7.   Memahami lebih jauh tentang Kepeminpinan



C. Metode Pengumpulan Data

Untuk menyempurnakan data – data yang dibutuhkan dalam penyusunan makalah ini, penulis melakukan metode pengumpulan data melalui 2 cara yaitu :

1.      Pengumpulan data secara tidak langsung dengan internet

Pengumpulan data secara tidak langsung dengan internet adalah pengumpulan data dengan teknik mencari isi materi di Internet.

2.      Pengumpulan data secara tidak langsung

Pengumpulan data secara tidak langsung artinya penulisan berpedoman pada buku – buku yang berkaitan dan berhubungan langsung dengan materi yang di angkat.

D. Sistematika penulisan Makalah

Penulisan Makalah ini terdiri dari 3 ( tiga ) bab dengan rincian sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini akan membahas latar belakang pelaksaanaan, tujuan pembuatan, metode pengumpulan data, dan sistematika penulisan laporan.

BAB II PEMBAHASAN

Bab ini akan membahas pengertian kepemimpinan, meminpin, tingkatan manajemen dan ketermapilan, peran peminpin dalam budaya organisasi, mengorganisasikan, Komunikasi, dan meminpin orang lain dan megatur diri sendiri.

BAB III PENUTUP
Bab ini berisikan kesimpulan dan saran selama pembuatan makalah.

DAFTAR PUSTAKA

       B.   Kepeminpinan Menurut Islam

Pemimpin adalah seseorang yang diberi kedudukan tertentu dan dan bertindak sesuai dengan kedudukannya tersebut. Pemimpin juga adalah seorang ahli dalam organisasi / masyarakat yang diharapkan menggunakan pengaruh dalam melaksana dan mencapai visi dan misi institusi / lembaga yang dipimpinnya. Dia adalah memimpin dan bukan menggunakan kedudukan untuk memimpin. Sedangkan kepemimpinan adalah suatu peranan dan proses mempengaruhi orang lain. Kepemimpinan Menurut Islam Kepemimpinan dalam Islam merupakan usaha menyeru manusia kepada amar makruf nahi mungkar, menyeru berbuat kebaikan dan melarang manusia berbuat keburukan. Kepemimpinan Islam adalah perwujudan dari keimanan dan amal saleh. Oleh karena itu seorang pemimpin yang mementingkan diri, kelompok, keluarga, kedudukannya dan hanya bertujuan untuk kebendaan, penumpukan harta, bukanlah kepemimpinan Islam yang sebenarnya meskipun si pemimpin tersebut beragama Islam, berlabelkan Islam. Sebagaimana dipahami, bahwa tidak semua orang layak, mampu atau berhak memimpin. Kepemimpinan adalah bagi dia atau mereka yang layak dan berhak saja. Sejumlah pendapat mengatakan bahwa dianggap telah melakukan satu pengkhianatan terhadap agama apabila diangkat seorang pemimpin yang tidak layak. Di dalam Islam, pemimpin kadangkala disebut imam tapi juga khalifah. Dalam shalat berjamaah, imam berarti orang yang didepan. Secara harfiyah, imam berasal dari kata amma, ya’ummu yang artinya menuju, menumpu dan meneladani. Ini berarti seorang imam atau pemimpin harus selalu didepan guna memberi keteladanan atau kepeloporan dalam segala bentuk kebaikan. Disamping itu, pemimpin disebut juga dengan khalifah yang berasal dari kata khalafa yang berarti di belakang, karenanya khalifah dinyatakan sebagai pengganti karena memang pengganti itu dibelakang atau datang sesudah yang digantikan. Kalau pemimpin itu disebut khalifah, itu artinya ia harus bisa berada di belakang untuk menjadi pendorong diri dan orang yang dipimpinnya untuk maju dalam menjalani kehidupan yang baik dan benar sekaligus mengikuti kehendak dan arah yang dituju oleh orang yang dipimpinnya kearah kebenaran Kepemimpinan Rasulullah Kepemimpinan Rasulullah s.a.w. merupakan contoh terbaik dalam menghayati nilai-nilai kepemimpinan . Baginda telah meletakkan kepentingan umat Islam mengatasi segala kepentingan diri dan keluarga. Sifat-sifat kepemimpinan yang dihayati dan ditonjolkan baginda telah menjadi rujukan para pengikut beliau di sepanjang zaman dan setiap generasi. Rasulullah SAW telah memberikan gambaran

yang sangat rinci bagaimana beliau bersikap sebagai seorang pemimpin; tidak pamer kemewahan dan tidak pula angkuh dengan jabatan yang beliau sandang. Sebaliknya Rasulullah SAW senantiasa menampilkan sikap keramahannya kepada umatnya, menyebarkan salam, menyantuni yang kecil, menghormati yang tua, peduli pada sesama dan selalu tunduk dan takut kepada Allah SWT. Dzat yang telah memberikan tugas dan tanggung jawab ke pundaknya. Meskipun Beliau telah wafat ribuan tahun yang lalu, tetapi pengaruhnya tetap abadi hingga sekarang, tidak lapuk dimakan zaman dan tidak lekang dimakan usia. Kepemimpinan adalah pengaruh. Makin kuat kepemimpinan seseorang, akan makin kuat pula pengaruhnya.

1.   Beberapa Prinsip Kepeminpinan Dalam Islam

beberapa prinsip kepemimpinan dalam Islam sekaligus menyertakan beberapa kriteria sebagai bahan evaluasi bagi para pemimpin. Penulis hanya akan membatasi pada lima prinsip saja mengingat keterbatasan waktu dan ruang. Tentunya, yang menjadi sandaran penulis dalam mengangkat prinsip-prinsip kepemimpin ini dengan mengacu kepada kepemimpinan Muhammad Rasulullah SAW. Prinsip kepemimpinan Rasulullah SAW tersebut antara lain: Pertama, bertanggung jawab. Rasulullah SAW senantiasa berpegang kepada aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Segala sesuatu yang beliau lakukan hanyalah karena Allah SWT semata. Tugas, pangkat dan jabatan tersebut datangnya jua dari Allah SWT, maka kepada Allah SWT pulalah kita mempertanggungjawabkannya. Tatkala suatu perintah dari Allah datang kepada Muhammad SAW, maka beliaupun segera menjalankan perintah tersebut sekaligus menyampaikannya kepada seluruh umat manusia. Inilah yang disebut dengan bentuk pengabdian seorang hamba yang paling tinggi. Beliau tak pernah menunda-nunda dalam urusan mengerjakan perintah Allah SWT. Sudah tentu pula bahwa tingkat kepatuhan seorang hamba yang paling rendah itu adalah dengan menunda-nunda pekerjaan yang diberikan kepadanya. Tingkatan kedua adalah mengerjakan perintah Allah SWT tersebut, tapi masih diikuti oleh rasa ragu-ragu. Dan Rasulullah SAW terhindar dari dua sikap yang terakhir ini. Sekali lagi, tingkat kepatuhan seorang hamba itu akan terlihat manakala ia mengerjakan perintah Allah SWT tersebut dengan hati yang gembira, dan kegembiraan itu muncul dari dalam hatinya sendiri. Kita harus bercita-cita dan berusaha untuk meraih tingkat kepatuhan kepada Allah SWT dengan tingkat kapatuhan yang paling tinggi sebagaimana yang telah diraih oleh Rasulullah SAW. Kedua, rendah hati. Para pemimpin saat ini cenderung memperlihatkan perhatiannya terhadap kekuasaan dan


kakayaan dari pada memperhatikan etika dan moral, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kemanusiaan, tak terkecuali pemimpin Muslim, semuanya sama saja. Pada kenyataannya, banyak diantara pemimpin Muslim itu yang angkuh, sombong dan tak tahu diri. Sungguh sangat naif sekali bagi para pemimpin yang berfikir semacam ini. Rasulullah SAW membuat standar kepemimpinan tersebut berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan pada hasrat atau keinginan untuk meraih sebuah status, pangkat atau jabatan. Dari beberapa contoh diatas tadi, kita dapat mengevaluasi gaya kepemimpinan kita. Baik sebagai pemimpin di masyarakat sekitar atau pemimpin suatu bangsa. Adakah kepemimpinan kita tersebut seimbang antara kemauan yang kita miliki dan kemampuan yang ada pada diri kita? Bila kita merasa tak mampu, maka berikanlah kesempatan kepada mereka yang lebih mampu untuk menjadi pemimpin itu. Ketiga, senantiasa mencari dan berbagi ilmu. Rasulullah SAW tidak pernah berhenti dan menyerah dalam mencari dan menuntut ilmu. Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa ilmu tersebut harus senantiasa dikejar dan dicari. Bagaimana kita bisa mengaplikasikan kriteria ini dalam kepemimpinan modern sekarang? Salah satu bentuk ilmu pengetahuan yang sangat berkembang dengan pesatnya saat ini adalah teknologi dan informasi. Sebagai seorang Muslim, kita harus menyadari adanya revolusi teknologi ini. Masyarakat Muslim saat ini boleh dibilang Setiap orang memiliki tanggung jawab kepemimpinan, seperti seorang ayah, guru, menejer di sebuah perusahaan, pimpinan organisasi, buruh atau karyawan bahkan dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan. Islam adalah “A way of life” yang tidak hanya terfokus pada persoalan ibadah semata, tapi Islam juga berkaitan dengan semua urusan kehidupan manusia. Menjadi seorang pemimpin tak hanya mengerti terhadap tugas dan tanggung jawab saja, namun lebih dari itu, sebagai seorang pemimpin kita juga dituntut untuk memiliki adab dan memberikan contoh kehidupan seorang pemimpin yang layak dan patut untuk ditiru oleh masyarakatnya.
Sebagaimana karakteristik pemimpin2 organisasi yang ada, Islam memiliki tolok ukur serta standar pemimpin yang telah ditetapkan dalam dua pedoman hidup umat Islam, Al-Qur’an dan hHadits. Adapun karakteristik pemimpin dalam islam adalah sebagai berikut :
-Tabligh ( menyampaikan )
-Amanah ( Dapat dipercaya )
-Shiddiq ( Jujur )
-Fathanah ( Cerdas ).

 C.   Konsep Kepeminpinan

1.      Pengertian
Ada beberapa pengertian tentang kepemimpinan , antara lain :

a.  Stogdill

Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas seseorang atau sekelompok orang untuk mau berbuat dan mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
( Russel C Swansburg, 2000, Hal : 267 )

b.  Ordway Ted

Kepemimpinan adalah perpaduan berbagai perilaku yang dimiliki seseorang sehingga orang tersebut mempunyai kemampuan untuk mendorong orang lain bersedia dan dapat menyelesaikan tugas - tugas tertentu yang dipercayakan kepadanya.

c.   Georgy R. Terry

Kepemimpinan adalah hubungan yang tercipta dari adanya pengaruh yang dimiliki seseorang terhadap orang lain sehingga orang lain tersebut secara sukarela mau dan bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

d.   Paul Hersay, Ken Blanchord

Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas seseorang atau sekelompok  orang untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan dalam suatu situasi tertentu.
( H. Zaidin Ali, 2000. Hal :3-5 )

Dapat dipahami dari empat batasan di atas bahwa kepemimpinan   akan     muncul apabila ada seseorang yang karena sifat - sifat dan perilakunya mempunyai kemampuan untuk mendorong orang lain untuk berpikir, bersikap, dan ataupun berbuat sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkannya.

Kepemimpinan dalam konteks organisasi utamanya menekankan pada fungsi pengarahan yang meliputi memberitahu, menunjukkan, dan memotivasi bawahan.

Di dalam keperawatan kepemimpinan merupakan penggunaan ketrampilan seorang pemimpin ( perawat ) dalam mempengaruhi perawat - perawat lain yang berada di bawah pengawasannya untuk pembagian tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan sehingga tujuan keperawatan tercapai. Setiap perawat mempunyai potensi yang berbeda dalam kepemimpinan, namun ketrampilan ini dapat dipelajari sehingga selalu dapat diterapkan dan ditingkatkan.

2.      Kriteria Pemimpin

Menurut R.L.Khan mengemukaaan bahwa seorang pemimpin menjalankan pekerjaannya dengan baik bila :

a.   Memberikan kepuasan kebutuhan langsung para bawahannya.
b.   Menyusun jalur pencapaian tujuan
c.   Menghilangkan hambatan – hambatan pencapaian tujuan
d.   Mengubah tujuan karyawan sehingga tujuan mereka bisa berguna secara organisatoris
      Menurut S.Suarli Pemimpin yang berkualitas harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.   Mempunyai keinginan untuk menerima tanggung jawab
b.   Mempunyai kemampuan untuk perceptive insight atau persepsi introspektif
c.   Mempunyai kemampuan untuk menentukan priorotas
d.   Mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi

3.      Kepemimpinan dan Keperawatan

Menurut Milio perawat mempunyai kapasitas kekuatan  untuk mempengaruhi kebijakan masyarakat dan menganjurkan untuk mempersiapkan langkah-langkah berikut :

a.        Mengatur,
b.       Melakukan pekerjaan : belajar mengerti proses politik, kelompok-kelompok penting,                             masyarakat, dan kejadian tertentu,
c.    Menyusun perbedaan pendapat yang bersifat memancing untuk mencocokan target peserta dengan mengajukan pembatalan biaya, dukungan politik, kejujuran dan keadali,
d.       Mendukung dan memperkuat kedudukan pembuat keputusan yang tidak mantab,
e.       Menghimpun kekuatan,
f.       Merangsang perdebatan masyarakat,
g.      Membuat kedudukan perawat dimedia massa,
h.      Memilih suatu strategi utama yang paling efektif
i.       Bertindak pada saat yang tepat,
j.       Mempertahankan kegiatan,
k.      Memelihara format desentralisasi organisasi,
l.     Mendapatkan dan mengembangkan data penelitian yang terbaik untuk menunjang        posisi masing-masing,
m.  Mempelajari pengalaman,
n.   Jangan menyerah tanpa mencoba.

        D.   Perbedaan Manajer dan Peminpin

Sering kita mendengar dua kata yang secara praktek kerja sama tetapi secara filosofis jauh berbeda, manajer dan pemimpin.
Manajer adalah seseorang yang secara eksplisit ruang lingkup kerjanya hanya mencakup pengelolaan eksploitasi sumber daya manusia ( staff2-nya ) untuk diarahkan menuju target instansi/lembaga yang telah dicanangkan sebelumnya dengan didukung oleh sarana infrastuktur yang tersedia di instansi/lembaga tersebut. Seorang manajer juga harus mampu memformulasikan kualitas SDM dengan teknologi pendukung yang ada.
Sedangkan fungsi seorang pemimpin memiliki arti yang cukup melebar. Tugas dan peran seorang pemimpin juga lebih luas secara teritorial makna.Seorang pemimpin tidak hanya harus bisa mengelola SDM dan teknologi, tetapi juga harus lebih peka dan intuitif dalam mengenali karakteristik organisassi yang dipimpinnya. Tingkat tanggung jawab yang diemban seorang pemimpin juga lebih berat secara bobotnya sebanding dengan volume kerja yang dilakukannya. Mengetahui dan membaca situasi kondisi sekitar hingga selalu ‘up-date’ terhadap segala bentuk informasi ada yang juga merupakan peran pemimpin yang sangat vital tingkat urgensinya.
Jadi, secara eksplisit dalam hal volume kerja dan tingkat tanggung jawab antara manajer dan pemimpin cenderung menempatkan pemimpin di posisi yang paling berat.

       E.   Keterkaitan Administrasi, Organisasi, Manajemen, dan Kepemimpinan
Organisasi memiliki dua pengertian umum, pertama organisasi diartikan sebagai suatu lembaga/kelompok fungsional, misal: sekolah, perusahaan, dan badan-badan pemerintahan. Kedua merujuk pada proses pengorganisasian yaitu bagaimana pekerjaan diatur dan dialokasikan diantara para anggota dengan mempertimbangkan kemampuan mereka, mengalokasikan sumber daya, serta mengkoordinasikannya sehingga tujuan organisasi itu dapat tercapai secara efektif. Sedangkan organisasi itu sendiri diartikan sebagai kumpulan orang dengan sistem kerjasama untuk mencapai tujuan bersama. (Fattah, 2006: 71).
Secara etimologis, kata administrasi berasal dari bahasa yunani, ad ministrare. Ad berarti ke/kepada. Ministrare berarti melayani, membantu, atau mengarahkan (Malawi, 2010: 31). Administrasi dalam arti sempit adalah bersifat teknis ketatausahaan. Sedangkan dalam arti luas, administrasi adalah suatu proses yang ditujukan terhadap penentuan tujuan pokok dan kebijaksanaannya, dimana organisasi dan manajemen digariskan (Sudarmiani, 2009: 35). Sedangkan manajemen sendiri merupakan suatu sistem yang setiap komponennya dikelola untuk mencapai sebuah tujuan.
hubungan antara organisasi, administrasi, dan manajemen. Organisasi sebagai kelompok orang yang mengikatkan diri secara formal adalah wadah yang menampung kelompok manusia. Didalam kelompok, manusia melakukan administrasi dalam bentuk kerja sama. Dan di dalam administrasi terjadi proses pengaturan. Proses pengaturan inilah disebut dengan manajemen. Manajemen yang ada didalam organisasi biasanya bertingkat dari yang terdepan sampai yang tertinggi.
Jika disekolah adalah sebuah organisasi, maka didalam sekolah terjadi kegiatan kerja sama administrasi untuk mencapai tujuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pendidikan, kerja sama yang ada harus diatur sehingga semua sumber daya pendidikan bersifat harmonis, dan sinergis. Untuk itu dilakukan kegiatan pengaturan manajemen. Kepala sekolah sebagai manajer tertinggi bertugas menentukan strategi dalam mencapai tujuan pendidikan. Strategi yang ada diterjemahkan menjadi program kerja oleh semua wakil kepala sekolah sebagai manajer madya. Pelaksanaan program kerja dilakukan oleh guru dan segenap pegawai tata usaha dengan pengawasan guru senior yang ditunjuk sebagai pengawas pelaksanaan. Dengan demikian tercipta sebuah sistem organisasi yang terus bergerak mencapai tujuan. Demikianlah hubungan antara organisasi, administrasi, dan manajemen

      F.   Kekuasaan, Kewenangan dan Gaya Kepemimpinan
a.                 Kekuasaan
       Kekuasaan dalam arti yang sebenarnya adalah kekuatan untuk mengendalikan orang lain sehingga orang lain sama sekali tidak punya pilihan, karena tidak berdaya untuk menentukan diri sendiri atau tidak mengetahui bagaimana memperoleh sumber daya yang mereka perlukan (Fattah, 2006: 76). Pelopor pertama yang mempergunakan istilah kekuasaan adalah sosiolog kenamaan Max Weber. Dia merumuskan kekuasaan itu sebagai suatu kemungkinan yang membuat seorang aktor dalam hubungan sosial berada dalam suatu jabatan untuk melaksanakan keinginannya sendiri dan yang menghilangkan halangan.
Walterd Nord merumuskan kekuasaan sebagai suatu kemampuan untuk mempengaruhi aliran energi dan dana yang tersedia untuk mencapai suatu tujuan yang berbeda secara jelas dan tujuan lainnya. Sedangkan Russel mengartikan kekuasaan sebagai suatu produksi dan akibat yang diinginkan. Bierstedt mengatakan kekuasaan adalah kemampuan untuk mempergunakan kekuatan. Dahl mengatakan bahwa jika A mempunyai kekuasaan atas B, maka A bisa meminta B untuk melaksanakan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh B terhadap A (Sudarmiani, 2009: 37-38).
Menurut Edgar H. Schein dalam Fattah (2006: 76-77) kekuasaan tidak hanya diperoleh semata-mata dari tingkatan seseorang dalam hierarki organisasi, tapi bersumber dari bermacam-macam jenis psikologis kekuasaan yaitu:
1.      Kekuasaan yang memaksa, didasarkan pada kemampuan memberi pengaruh untuk menghukum penerima pengaruh kalau tidak memenuhi permintaan.
2.      Kekuasaan imbalan, didasarkan pada kemampuan untuk memberi imbalan pada orang lain. Makin besar kekuasaan imbalan, makin besar pengaruh yang memberi perintah.
3.      Kekuasaan jabatan, berhubungan dengan hak kelembagaan, terjadi apabila bawahan menerima pengaruh mengakui bahwa atasan secara sah berhak untuk memerintah atau memberi pengaruh dalam batas-batas tertentu.
4.      Kekuasaan ahli, didasarkan pada keyakinan bahwa pemberi pengaruh mempunyai keahlian yang relevan dan tidak dimiliki oleh penerima pengaruh.
5.      Kekuasaan acuan, berpijak pada keinginan penerima pengaruh untuk meniru pemberi pengaruh.
6.      Kekuasaan pribadi, berpijak pada kualitas pribadi yang memberi pengaruh dan mendapat tanggapan emosional yang sangat besar dari pengikut.


Sedangkan menurut Hersey dan Goldsmith dalam Sudarmiani (2009: 40-41) ada tujuh kekuasaan yaitu:
1.      Kekuasaan paksaan adalah kekuasaan berdasarkan rasa takut. Pemimpin memiliki kemampuan untuk mengenakan hukuman/pemecatan.
2.      Kekuasaan legitimasi adalah kekuasaan yang bersumber pada jabatan yang dipegang oleh seorang pemimpin. Secara normal, semakin tinggi posisi seorang pemimpin, semakin besar kekuasaan legitimasinya.
3.      Kekuasaan keahlian adalah kekuasaan yang bersumber dari keahlian , kecakapan atau pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang diwujudkan lewat rasa hormat, dan pengaruhnya terhadap orang lain.
4.      Kekuasaan penghargaan adalah kekuasaan yang bersumber dari kemampuan untuk menyediakan penghargaan atau hadiah bagi orang lain.
5.      Kekuasaan referensi adalah kekuasaan yang bersumber pada sifat-sifat pribadi dari seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang tinggi kekuasaan referensinya, pada umumnya disenangi dan dikagumi orang lain karena kepribadiannya.
6.      Kekuasaan informasi adalah kekuasaan yang bersumber karena adanya akses informasi yang dimiliki oleh pemimpin yang dinilai sangat berharga oleh pengikutnya.
7.      .Kekuasaan hubungan adalah kekuasaan yang bersumber pada hubungan yang dijalin oleh pimpinan dengan orang-orang penting dan berpengaruh baik diluar dan didalam organisasi.

b.        Kewenangan
Wewenang sering dikatakan otorita. Otorita adalah hak yang dimiliki pimpinan atau pejabat tertentu untuk mengambil keputusan, melakukan tindakan atau meninggalkan suatu tindakan (Hikmat, 2009: 265). Sedangkan menurut Newman dalam Fattah (2006: 75) wewenang merupakan hak kelembagaan menggunakan kekuasaan dan wewenang dibedakan menjadi:
1.         Wewenang hukum, yaitu wewenang yang dimiliki seseorang untuk menegakkan hukum, mewakili dan bertindak atas nama organisasi
2.         Wewenang teknis, yaitu seseorang dianggap pakar pada suatu hal
3.         Wewenang berkuasa, yaitu sumber utama yang berhak melakukan tindakan
4.         Wewenang operasional, yaitu seseorang diperbolehkan melakukan tindakan tertentu.
5.         Menurut Max Weber, ada tiga tipe dasar kewenangan/otoritas resmi yaitu:
6.         Otoritas legal, rasional      


Otoritas ini menyangkut keyakinan akan legalitas pola aturan baku dan hak mereka yang tinggi untuk kewenangan sesuai aturan pemerintah. Otoritas dipegang oleh perintah impersonal secara hukum dan meluas ke orang dengan berdasarkan kantor mereka pegang. Kekuatan pejabat pemerintah ditentukan oleh kantor-kantor yang mereka ditunjuk atau dipilih karena kualifikasi masing-masing. Selama individu memegang kantor-kantor mereka memiliki sejumlah kekuasaan tapi begitu mereka meninggalkan kantor rasional-hukum otoritas mereka hilang.
a.         Otoritas tradisional
Legitimasi dan kekuatan untuk kontrol diturunkan dari masa lalu dan kekuatan ini dapat dilaksanakan dengan cara yang cukup diktator. Hal ini bisa agama suci atau spiritual yang  pelan-pelan berubah budaya atau suku keluarga atau struktur marga jenis.
b.         Otoritas kharismatik
Otoritas karismatik ada ketika kontrol orang lain didasarkan pada karakteristik pribadi seseorang seperti keahlian etis heroik atau agama yang luar biasa. Pemimpin karismatik dipatuhi karena orang merasa ikatan emosional yang kuat kepada mereka (diunduh dari.
c.    Gaya Kepemimpinan
Gaya kepemimpinan menurut Thoha dalam Sudarmiani (2009: 41) adalah: norma perilaku yang digunakan seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihat. Gaya kepemimpinan mempengaruhi pola perilaku seorang pemimpin saat mempengaruhi anak buahnya, apa yang dipilih oleh pemimpin untuk dikerjakan, dan cara pemimpin bertindak dalam mempengaruhi anggota kelompok membentuk gaya kepemimpinannya (Malawi, 2010: 55). Teori tentang gaya kepemimpinan ada tiga, yaitu:
1.    Teori sifat (the trait theories)
Menurut Sutisna dalam Sudarmiani (2009: 42) teori sifat menunjuk pada sifat-sifat tertentu, seperti kekuatan fisik atau keramahan yang esensial pada kepemimpinan yang efektif. Teori ini menyarankan beberapa syarat yang harus dimiliki pemimpin yaitu: kekuatan fisik dan susunan syaraf, penghayatan terhadap arah dan tujuan, antusiasme, keramah tamahan, integritas, keahlian teknis, kemampuan mengambil keputusan, intelegensi, ketrampilan memimpin, dan kepercayaan (Tead dalam Malawi, 2010: 56).


2.    Teori perilaku (the behaviour theories)
Teori ini memfokuskan dan mengidentifikasikan perilaku yang khas dari pemimpin dalam kegiatannya mempengaruhi orang lain (pengikut). Berdasarkan teori perilaku,
3.      Teori Situasional
Teori ini menitikberatkan pada berbagai gaya kepemimpinan yang paling efektif diterapkan dalam situasi tertentu. Gaya kepemimpinan berdasarkan teori situasional adalah:
a.       Teori kepemimpinan kontingensi
Teori ini dikembangkan oleh Fiedler dan Chemers yang menyatakan bahwa seseorang yang menjadi pemimpin bukan hanya karena faktor kepribadian yang dimiliki, tetapi juga faktor situasi dan saling hubungan antara pemimpin dengan situasi. Ada dua gaya kepemimpinan menurut teori ini, yaitu:
  Gaya kepemimpinan yang mengutamakan tugas
  Gaya kepemimpinan yang mengutamakan hubungan kemanusiaan
Ø  Karkteristik Gaya Kepeminpinan

·       Pemaksa
a.       Senang menghukum tapi tidak suka memberi penghargaan
b.      Berpendapat bahwa orang-orang pada dasarnya malas dan harus di”paksa” untuk bekerja
c.       Tidak suka menerima umpan balik dari bawahannya atau orang-orang sekitanya

·       Pendobrak
a.    Punya motivasi prestasi (achievement) yang tinggi
b.    Melakukan segala-galanya sendirian
c.    Tidak suka mendelegasikan wewenang dan tanggung-jawabnya
d.   Tidak menaruh perhatian pada orang-orang disekitarnya
e.    Punya standar mutu kerja yang tinggi, tapi tidak memiliki sifat sebagai pemimpin yang baik






·      Penguasa
a.       Usul-usul atau pendapatnya diajukan secara halus dan terselubung hingga kurang jelas bagi orang lain
b.      Memberikan hukuman tapi juga suka memberi penghargaan
c.       Suka mendengar umpan balik dari bawahan dan orang-orang sekitarnya, tetapi hanya untuk kepentingan sendiri
·      Penyayang
a.    Suka memanjakan anggota atau bawahannya
b.    Nyaris tidak punya rencana kerja
c.    Selalu memberi penghargaan, tidak suka menghukum
d.   Nyaris tak bisa mengatur pekerjaannya sendiri
·      Demokrat
a.    Selalu punya rencana kerja terperinci
b.    Banyak menaruh perhatian pada orang-orang sekitarnya
c.    Suka menanyakan pendapat setiap orang
d.   Memberi penghargaan, tidak suka memberi hukuman
·      Pembina
a.    Menetapkan tujuan dengan jelas, memberikan tantangan tetapi moderat resikonya
b.    Suka menerima dan memberikan umpan-balik terperinci
c.    Memberi penghargaan, tapi juga memberi hukuman
d.   Mendelegasikan wewenang dan memberi bantuan kepada anggota atau bawahannya
e.    Bawahan mempercayai dan menghormatinya

       G.   Tugas Kepeminpinan
Tugas Kepemimpinan
Sedangkan tugas kepemimpinan yaitu, melaksanakan fungsi-fungsi manajemen seperti yang telah disebutkan sebelumnya yang terdiri dari: merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, dan mengawasi.
Terlaksananya tugas-tugas tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pimpinan seorang diri, tetapi dengan menggerakan orang-orang yang dipimpinnya. Agar orang-orang yang dipimpin mau bekerja secara erektif seorang pemimpin di samping harus memiliki inisiatif dan kreatif harus selalu memperhatikan hubungan manusiawi. Secara lebih terperinci tugas-tugas seorang pemimpin meliputi: pengambilan keputusan menetapkan sasaran dan menyusun kebijaksanaan, mengorganisasikan dan menempatkan pekerja, mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan baik secara vertikal (antara bawahan dan atasan) maupun secara horisontal (antar bagian atau unit), serta memimpin dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan.
Fungsi kepemimpinan yaitu :
Fungsi pemimpin dalam suatu organisasi tidak dapat dibantah merupakan sesuatu fungsi yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuan organisasi yang bersangkutan. Pada dasarnya fungsi kepemimpinan memiliki 2 aspek yaitu :
·         Fungsi administrasi, yakni mengadakan formulasi kebijaksanaan administrasi dan menyediakan fasilitasnya.
·         Fungsi sebagai Top Manajemen, yakni mengadakan planning, organizing, staffing, directing, commanding, controling, dsb.
Dalam upaya mewujudkan kepemimpinan yang efektif, maka kepemimpinan tersebut harus dijalankan sesuai dengan fungsinya. Sehubungan dengan hal tersebut, menurut Hadari Nawawi (1995:74), fungsi kepemimpinan berhubungn langsung dengan situasi sosial dalam kehidupan kelompok masing-masing yang mengisyaratkan bahwa setiap pemimpin berada didalam, bukan berada diluar situasi itu Pemimpin harus berusaha agar menjadi bagian didalam situasi sosial keiompok atau organisasinya.



Fungsi kepemimpinan menurut Hadari Nawawi memiliki dua dimensi yaitu:
1.    Dimensi yang berhubungan dengan tingkat kemampuan mengarahkan dalam tindakan atau aktifitas pemimpin, yang terlihat pada tanggapan orang-orang yang dipimpinya.
2.    Dimensi yang berkenaan dengan tingkat dukungan atau keterlibatan orang-orang yang dipimpin dalam melaksnakan tugas-tugas pokok kelompok atau organisasi, yang dijabarkan dan dimanifestasikan melalui keputusan-keputusan dan kebijakan pemimpin.
Sehubungan dengan kedua dimensi tersebut, menurut Hadari Nawawi,secarao perasional dapat dibedakan lima fungsi pokok kepemimpinan, yaitu:
1. Fungsi Instruktif.
Pemimpin berfungsi sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah), bagaimana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai, melaksanakan dan melaporkan hasilnya), dan dimana (tempat mengerjakan perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsi orang yang dipimpin hanyalah melaksanakan perintah.
2. Fungsi konsultatif.
Pemimpin dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikasi dua arah. Hal tersebut digunakan manakala pemimpin dalam usaha menetapkan keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.
3. Fungsi Partisipasi.
Dalam menjaiankan fungsi partisipasi pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam melaksanakannya. Setiap anggota kelompok memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dijabarkan dari tugas-tugas pokok, sesuai dengan posisi masing-masing.
4. Fungsi Delegasi
Dalam menjalankan fungsi delegasi, pemimpin memberikan pelimpahan wewenang membuay atau menetapkan keputusan. Fungsi delegasi sebenarnya adalah kepercayaan ssorang pemimpin kepada orang yang diberi kepercayaan untuk pelimpahan wewenang dengan melaksanakannya secara bertanggungjawab. Fungsi pendelegasian ini, harus diwujudkan karena kemajuan dan perkembangan kelompok tidak mungkin diwujudkan oleh seorang pemimpin seorang diri.
5. Fungsi Pengendalian.
Fungsi pengendalian berasumsi bahwa kepemimpinan yang efektif harus mampu mengatur aktifitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasi yang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Dalam melaksanakan fungsi pengendalian, pemimpin dapat mewujudkan melalui kegiatan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan.
Kemudian menurut Yuki (1998) fungsi kepemimpinan adalah usaha mempengaruhi dan mengarahkan karyawan untuk bekerja keras, memiliki semangat tinggi, dan memotivasi tinggi guna mencapai tujuan organisasi. Hal ini terutama terikat dengan fungsi mengatur hubungan antara individu atau kelompok dalam organisasi. Selain itu, fungsi pemimpin dalam mempengaruhi dan mengarahkan individu atau kelompok bertujuan untuk membantu organisasi bergerak kearah pencapaian sasaran. Dengan demikian, inti kepemimpinan bukan pertama-tama terletak pada kedudukannya daiam organisasi, melainkan bagaimana pemimpin melaksanakan fungsinya sebagai pemimpin. Fungsi kepemimpinan yang hakiki adalah :
·         Selaku penentu arah yang akan ditempuh dalam usaha untuk pencapaian tujuan
·         Sebagai wakil dan juru bicara organisasi dalam hubungan dengan pihak luar.
·         Sebagai komunikator yang efektif.
·         Sebagai integrator yang efektif, rasional, objektif, dan netral.
Fungsi pokok pimpinan adalah:
• Memberikan kerangka pokok yang jelas yang dapat dijadikan pegangan oleh anggotanya.
• Mengawasi, mengendalikan dan menyalurkan perilaku anggota yang dipimpin
• Bertindak sebagai wakil kelompok dalam berhubungan dengan dunia luar.

Fungsi kepemimpinan itu pada pokoknya adalah menjalankan wewenang kepemimpinan, yaitu menyediakan suatu sistem komunikasi, memelihara kesediaan bekerja sama dan menjamin kelancaran serta keutuhan organisasi atau perusahaan.
Fungsi-fungsi kepemimpinan meliputi kegiatan dan tindakan sebagai berikut:
a. Pengambilan keputusan
b. Pengembangan imajinasi
c. Pendelegasian wewenang kepada bawahan
d. Pengembangan kesetiaan para bawahan
e. Pemrakarsaan, penggiatan dan pengendalian rencana-rencana
f. Pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya
g. Pelaksanaan keputusan dan pemberian dorongan kepada para pelaksana
h. Pelaksanaan kontrol dan perbaikan kesalahan-kesalahan
i. Pemberian tanda penghargaan kepada bawahan yang berprestasi
j. Pertanggungjawaban semua tindakan


Tanggung Jawab Kepemimpinan :
Kepemimpinan yang juga merupakan seni dalam mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan, memerlukan tanggung jawab orang yang berfungsi sebagai pemimpin. Menurut Drs. Hidjirachman Ranupandojo et.AL., dengan mengutip pendapat Robert C. Miljus dalam buku “Effective Leadership and the motivation of Human Resources” (1992:152) mengatakan bahwa tanggung jawab para pemimpin adalah sebagai berikut :
•   Menentukan tujuan pelaksanaan kerja realitas (dalam artian kuantitas, kualitas, keamanan dan sebagainya)
•   Melengkapai para karyawan dengan sumber-sumber dana yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya.
•   Mengkomunikasikan pada karyawan tentang apa yang diharapkan dari mereka.
•   Memberikan susunan hadiah yang sepadan untuk mendorong prestasi.
•   Mendelegasikan wewenang apabila diperlukan dan mengundang partisipasi apabila memungkunkan.
•   Menghilangkan hambatan untuk pelaksanaan pekerjaan yang efektif.
•   Menilai pelaksanaan pekerjaan yang menkomunikasikan hasilnya.
•   Menunjukan perhatian pada karyawan.



      H.   Ciri dan Keterampilan yang harus di Kuasai Peminpin yang Efektif.

Menurut Kadarman & Udaya Seorang pemimpin yang efektif tidak akan menggunakan kelebihannya untuk menaklukkan orang lain, namun justru digunakan untuk mendorong bawahannya dalam mencapai tujuan sesuai dengan kemampuan yang ada.
1.  Swanburg (2000) menyatakan bahwa karakteristik pemimpin yang efektif adalah sebagai berikut:
a.    Intelegensi (pengetahuan, pendapat, keputusan, berbicara)
b.    Kepribadian (mudah adaptasi, waspada, kreatif, kerjasama, integritas pribadi yang baik, keseimbangan emosi dan tidak ketergantungan kepada orang lain)
c   Kemapuan (bekerjasama, hubungan antar manusia dan partisipasi sosial).

2.  Fiedler (1977), dikutip dari Gillies (1996) menyatakan bahwa kepemimpinan dapat berjalan efektif bila:
a.    Kepemimpinan berganti dari satu orang ke orang lain dan berganti dari satu gaya ke gaya lainnya seiring dengan terjadinya perubahan situasi kerja.
b.    Pemimpin sebaiknya berasal dari anggota kelompok kerja, mengenal situasi kerja dan memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibanding anggota kelompok kerja lainnya.
   
3.  Bennis menyatakan bahwa pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang memenuhi karakteristik sebagai berikut:
a.    Mempunyai pengetahuan yang luas dan kompleks tentang sistem manusia.
b.    Menerapkan pengetahuan tentang pengembangan dan pembinaan bawahan.
c.    Mempunyai kempuan menjalin hubungan antar manusia.
d.   Mempunyai sekelompok nilai dan kemampuan yang memungkinkan untuk mengenal orang lain dengan baik.
4.   Merton, menguraikan kepemimpinan yang efekti dapat memenuhi 4 keadaan yaitu :
a.    Seseorang akan mengerti apabila menerima auatu komunikasi,
b.    Mempunyai pedoman apa yang harus dilakukan yang diminta oleh komunikasi tadi,
b.    Percaya bahwa perilaku yang diminta adalah sesuai dengan kehendak perorangan dengan nilai yang baik,
c.    Sesuai dengan tujuan dan nilai organisasi.

I.    Mengorganisasikan
Mengorganisasikan adalah proses mengaur dan mengklokasikan pekerjaan, wewenang, dan sumber daya di anggota Organisasi. Sehingga mereka dapat mencapai sasaran Organisasi. Sasaran yang berbeda memerlukan struktur yang berbeda pula, sebuah Organisasi yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat lunak, misalnya, memerlukan struktur yang berbeda dari Pabrik Blue jeans. Menghasilkan produk standar seperti Blue Jeans memerlukan teknik perakitan yang efisien, sedangkan menghasilkan perangkat lunak perlu mengorganisasikan Tim Fropesional seperti analisis system dan Programer, walaupun para Fropesional ini harus berinteraksi secara efektif, mereka tidak dapat diorganisasikan seperti pekerja lini perakitan, jadi, para Manajer harus menyesuaikan struktur Organisasi dengan sasaran dan Sumber dayanya sebuah proses yang disebut desain Organisasi.
Hubungan dan waktu adalah Sentral untuk mengorganisasikan aktivitas pengorganisasian menghasilkan struktur hubungan dalam sebuah organisasi dan lewat struktur hubungan ini rencana masa depan akan tercapai. misalnya, Natali Anderson mengkordinasikan Pekerjaan orang banyak dan membuat struktur waktu dalam mengorganisasikan proses produksi untuk Buku Ponkovsky. Aspek lain dari hubungan yang merupakan bagian dari pengorganisasian adalah mencari Orang – orang baru untuk  menggabungkan struktur hubungan upaya ini desebut mencari staf ( Staffing ).


BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

B.       Saran
Dari   kesimpulan yang dijabarkan di atas, maka dapat diberikan saran antara lain :
Terlaksananya tugas-tugas tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pimpinan seorang diri, tetapi dengan menggerakan orang-orang yang dipimpinnya. Agar orang-orang yang dipimpin mau bekerja secara erektif seorang pemimpin di samping harus memiliki inisiatif dan kreatif harus selalu memperhatikan hubungan manusiawi.


DAFTAR FUSTAKA


Diambil dari Referensi Buku,
1.      Danim, Sudarwan dan Suparno. 2008. Manajemen Dan Kepemimpinan Transformasional Kekepalasekolahan. Jakarta: Rineka Cipta.
2.      Buku Manajemen Jilid 1, Daniel R Gilbert Jr, R. Edward Fremon, James A.F Stoner
3.      Nawawi, Hadari dan Martini Hadari. 2004. Kepemimpinan yang Efektif. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Diambil dari Referensi Internet
1.      http://minyakoles.wordpress.com/2012/07/21/max-weber-tipologi-bentuk-otoritas-tradisional-rasional-legal-dan-karismatik/ diunduh tanggal 13 Oktober 2012 pukul 16.30 WIB.
2.      http://edukasi.kompasiana.com/2010/12/10/kepemimpinan-dalam-sekolah/ diunduh tanggal 14 Oktober 2012 pukul 09.55 WIB
3.      www.sarjanaku.com/2010/01/makalah-konsep-organisasi-administrasi.html diunduh tanggal 13 Oktober 2012 pukul 16.10 WIB.